Selasa, 01 Mei 2012

Networking Terminologi Part4


5.             Topologi Jaringan
Topologi jaringan adalah suatu cara menghubungkan komputer yang satu dengan komputer lainnya sehingga membentuk jaringan. Ada 4 Topologi dasar jaringan komputer, yaitu sebagai berikut.
Topologi Bus
Pada topologi Bus digunakan sebuah kabel tunggal atau kabel pusat di mana seluruh workstation dan server dihubungkan.
Karakteristik Topologi Bus
1.    Node-node dihubungkan secara serial sepanjang kabel dan pada kedua ujung kabel ditutup dengan terminator.
2.        Sangat sederhana dalam instalasi.
3.        Sangan ekonomis dalam biaya.
4.        Paket-paket data saling bersimpangan pada suatu kabel.
5.        Tidak diperlukan hub, yang banyak diperlukan adalah Tconnector pada setiap ethernet card.
6.        Problem yang sering terjadi adalah jika salah satu node rusak, maka jaringan keseluruhan dapat down, sehingga seluruh node tidak bisa berkomunikasi dalam jaringan tersebut.
Keuntungan Topologi Bus
1.        Topologi yang sederhana.
2.        Kabel yang digunakan sedikit untuk menghubungkan komputer-komputer atau peralatan-peralatan yang lain.
3.        Biayanya lebih murah dibandingkan dengan susunan pengkabelan yang lain.
4.        Cukup mudah apabila kita ingin memperluas jaringan pada topologi bus.
Kerugian topilogi Bus
1.        Traffic (lalu lintas) yang padat akan sangat memperlambat bus.
2.  Setiap barrel connector yang digunakan sebagai penghubung memperlemah sinyal elektrik yang dikirimkan dan kebanyakan akan menghalangi sinyal untuk dapat diterima dengan benar.
3.        Sangat sulit untuk melakukan troubleshoot pada bus.
4.        Lebih lambat dibandingkan dengan topologi yang lain.




Topologi Star
Pada topologi Star, masing-masing workstation dihubungkan secara langsung ke server atau hub.
Karakteristik Topologi Star
1.        Setiap node berkomunikasi langsung dengan konsentrator (HUB).
2.        Bila setiap paket data yang masuk ke consentrator (HUB) kemudian di broadcast keseluruh node yang terhubung sangat banyak (misalnya memakai hub 32 port), maka kinerja jaringan akan semakin turun.
3.        Sangat mudah dikembangkan.
4.        Jika salah satu ethernet card rusak atau salah satu kabel pada terminal putus, maka keseluruhan jaringan masih tetap bisa berkomunikasi atau tidak terjadi down pada jaringan keseluruhan tersebut.
5.        Tipe kabel yang digunakan biasanya jenis UTP.
Keuntungan Topologi Star
1.       Cukup mudah untuk mengubah dan menambah komputer ke dalam jaringan yang menggunakan topologi star tanpa mengganggu aktivitas jaringan yang sedang berlangsung.
2.     Apabila satu komputer yang mengalami kerusakan dalam jaringan maka komputer tersebut tidak akan membuat mati seluruh jaringan star.
3.   Kita dapat menggunakan beberapa tipe kabel di dalam jaringan yang sma dengan hub yang dapat mengakomodasi tipe kabel yang berbeda.
Kerugian Topologi Star
1.    Memiliki satu titik kesalahan, terletak pada hub. Jika hub pusat mengalami kegagalan, maka seluruh jaringan akan gagal untuk beroperasi.
2.      Membutuhkan lebih banyak kabel karena semua kabel jaringan harus ditarik ke satu central point, jadi lebih banyak membutuhkan kabel daripada topologi jaringan yang lain.
3.        Jumlah terminal terbatas, tergantung dari port yang ada pada hub.
4.        Lalu lintas data yang padat dapat menyebabkan jaringan bekerja lebih lambat.





PENULIS :
Ade, Anita, Gilang, Reza
Teknik Komputer
POLSRI

Tidak ada komentar:

Posting Komentar