5.
Topologi Jaringan
Topologi jaringan adalah suatu cara menghubungkan komputer yang satu dengan
komputer lainnya sehingga membentuk jaringan. Ada 4 Topologi
dasar jaringan komputer, yaitu sebagai berikut.
Topologi
Bus
Pada
topologi Bus digunakan sebuah kabel tunggal atau kabel pusat di mana seluruh
workstation dan server dihubungkan.
Karakteristik
Topologi Bus
1. Node-node
dihubungkan secara serial sepanjang kabel dan pada kedua ujung kabel ditutup
dengan terminator.
2.
Sangat
sederhana dalam instalasi.
3.
Sangan
ekonomis dalam biaya.
4.
Paket-paket
data saling bersimpangan pada suatu kabel.
5.
Tidak
diperlukan hub, yang banyak diperlukan adalah Tconnector pada setiap ethernet
card.
6.
Problem
yang sering terjadi adalah jika salah satu node rusak, maka jaringan
keseluruhan dapat down, sehingga seluruh node tidak bisa berkomunikasi dalam
jaringan tersebut.
Keuntungan
Topologi Bus
1.
Topologi
yang sederhana.
2.
Kabel
yang digunakan sedikit untuk menghubungkan komputer-komputer atau
peralatan-peralatan yang lain.
3.
Biayanya
lebih murah dibandingkan dengan susunan pengkabelan yang lain.
4.
Cukup
mudah apabila kita ingin memperluas jaringan pada topologi bus.
Kerugian
topilogi Bus
1.
Traffic
(lalu lintas) yang padat akan sangat memperlambat bus.
2. Setiap
barrel connector yang digunakan sebagai penghubung memperlemah sinyal elektrik
yang dikirimkan dan kebanyakan akan menghalangi sinyal untuk dapat diterima
dengan benar.
3.
Sangat
sulit untuk melakukan troubleshoot pada bus.
4.
Lebih
lambat dibandingkan dengan topologi yang lain.
Topologi Star
Pada topologi
Star, masing-masing workstation dihubungkan secara langsung ke server atau hub.
Karakteristik Topologi Star
1.
Setiap
node berkomunikasi langsung dengan konsentrator (HUB).
2.
Bila
setiap paket data yang masuk ke consentrator (HUB) kemudian di broadcast
keseluruh node yang terhubung sangat banyak (misalnya memakai hub 32 port),
maka kinerja jaringan akan semakin turun.
3.
Sangat
mudah dikembangkan.
4.
Jika
salah satu ethernet card rusak atau salah satu kabel pada terminal putus, maka
keseluruhan jaringan masih tetap bisa berkomunikasi atau tidak terjadi down
pada jaringan keseluruhan tersebut.
5.
Tipe
kabel yang digunakan biasanya jenis UTP.
Keuntungan Topologi Star
1. Cukup
mudah untuk mengubah dan menambah komputer ke dalam jaringan yang menggunakan
topologi star tanpa mengganggu aktivitas jaringan yang sedang berlangsung.
2. Apabila
satu komputer yang mengalami kerusakan dalam jaringan maka komputer tersebut
tidak akan membuat mati seluruh jaringan star.
3. Kita
dapat menggunakan beberapa tipe kabel di dalam jaringan yang sma dengan hub
yang dapat mengakomodasi tipe kabel yang berbeda.
Kerugian Topologi Star
1. Memiliki
satu titik kesalahan, terletak pada hub. Jika hub pusat mengalami kegagalan,
maka seluruh jaringan akan gagal untuk beroperasi.
2. Membutuhkan
lebih banyak kabel karena semua kabel jaringan harus ditarik ke satu central
point, jadi lebih banyak membutuhkan kabel daripada topologi jaringan yang
lain.
3.
Jumlah
terminal terbatas, tergantung dari port yang ada pada hub.
4.
Lalu
lintas data yang padat dapat menyebabkan jaringan bekerja lebih lambat.
PENULIS :
Ade, Anita, Gilang, Reza
Teknik Komputer
POLSRI


Tidak ada komentar:
Posting Komentar