REFERENSI :
http://robytb.wordpress.com/2007/04/01/pengenalan-manajemen-jaringan-komputer/
http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2011/02/pendekatan-organisasi/
PENULIS :
Ade, Anita, Gilang, Reza
Teknik Komputer
POLSRI
Selasa, 01 Mei 2012
Networking Terminologi Part6
REFERENSI :
http://komputer-networking.blogspot.com/2009/02/terminologi-networking.html
http://adikristanto.net/terminologi-jaringan-komputer/
http://xa.yimg.com/kq/groups/23178201/794354866/name/NETWORKING+N+TERMINOLOGI.doc
http://id.wikipedia.org/wiki/Topologi_jaringan
PENULIS :
Ade, Anita, Gilang, Reza
Teknik Komputer
POLSRI
Networking Terminologi Part5
Topologi Ring
Di dalam
topologi Ring semua workstation dan server dihubungkan sehingga terbentuk suatu
polalingkaran atau cincin. Tiap workstation ataupun server akan menerima dan
melewatkan informasidari satu komputer ke komputer lain, bila alamat- alamat
yang dimaksud sesuai maka informasiditerima dan bila tidak informasi akan
dilewatkan.
Karakteristik Topologi Ring
1.
Node-node
dihubungkan secara serial di sepanjang kabel dengan bentuk jaringan seperti
lingkaran.
2.
Sangat
sederhana dalam layout seperti jenis topologi bus.
3. Paket-paket
data dapat mengalir dalam satu arah (ke kiri atau ke kanan) sehingga collision
dapat dihindarkan.
4.
Problem
yang dihadapi sama dengan topologi bus, yaitu : jika salah satu node rusak maka
seluruh node tidak bisa berkomunikasi dalam jaringan tersebut.
5.
Tipe
kabel yang digunakan biasanya kabel UTP atau Patch Cable (IBM tipe 6).
Keuntungan Topologi Ring
1.
Data
mengalir dalam satu arah sehingga terjadinya collision dapat dihindari.
2.
Aliran
data mengalir lebih cepat karena dapat melayani data dari kiri atau kanan dari
server.
3.
Dapat
melayani aliran lalu lintas data yang padat, karena data dapat bergerak ke kiri
atau kanan.
4.
Waktu
untuk mengakses data lebih optimal.
Networking Terminologi Part4
5.
Topologi Jaringan
Topologi jaringan adalah suatu cara menghubungkan komputer yang satu dengan
komputer lainnya sehingga membentuk jaringan. Ada 4 Topologi
dasar jaringan komputer, yaitu sebagai berikut.
Topologi
Bus
Pada
topologi Bus digunakan sebuah kabel tunggal atau kabel pusat di mana seluruh
workstation dan server dihubungkan.
Karakteristik
Topologi Bus
1. Node-node
dihubungkan secara serial sepanjang kabel dan pada kedua ujung kabel ditutup
dengan terminator.
2.
Sangat
sederhana dalam instalasi.
3.
Sangan
ekonomis dalam biaya.
4.
Paket-paket
data saling bersimpangan pada suatu kabel.
5.
Tidak
diperlukan hub, yang banyak diperlukan adalah Tconnector pada setiap ethernet
card.
6.
Problem
yang sering terjadi adalah jika salah satu node rusak, maka jaringan
keseluruhan dapat down, sehingga seluruh node tidak bisa berkomunikasi dalam
jaringan tersebut.
Keuntungan
Topologi Bus
1.
Topologi
yang sederhana.
2.
Kabel
yang digunakan sedikit untuk menghubungkan komputer-komputer atau
peralatan-peralatan yang lain.
3.
Biayanya
lebih murah dibandingkan dengan susunan pengkabelan yang lain.
4.
Cukup
mudah apabila kita ingin memperluas jaringan pada topologi bus.
Kerugian
topilogi Bus
1.
Traffic
(lalu lintas) yang padat akan sangat memperlambat bus.
2. Setiap
barrel connector yang digunakan sebagai penghubung memperlemah sinyal elektrik
yang dikirimkan dan kebanyakan akan menghalangi sinyal untuk dapat diterima
dengan benar.
3.
Sangat
sulit untuk melakukan troubleshoot pada bus.
4.
Lebih
lambat dibandingkan dengan topologi yang lain.
Networking Terminologi Part3
4.5
Serial Line Internet Protocol (SLIP)
Serial Line Internet Protocol adalah sebuah protokol yang memungkinkan pemindahan data IP melalui saluran
telepon. Alat bantu lainnya dalam SLIP adalah PPP yang mendeteksi kesalahan dan
konfigurasi. Sistem ini memerlukan satu komputer server sebagai penampungnya,
dan secara perlahan-lahan akan digantikan oleh standar PPP yang memiliki
kecepatan proses lebih tinggi.
4.6
Internet Control Message Protocol (ICMP)
Internet Control Message Protocol
adalah salah
satu protokol inti dari keluarga. ICMP berbeda tujuan dengan TCP dan UDP dalam
hal ICMP tidak digunakan secara langsung oleh aplikasi jaringan milik pengguna.
salah satu pengecualian adalah aplikasi ping yang mengirim pesan ICMP Echo
Request (dan menerima Echo Reply) untuk menentukan apakah komputer tujuan dapat
dijangkau dan berapa lama paket yang dikirimkan dibalas oleh komputer tujuan.
protokol internet. ICMP utamanya digunakan oleh sistem operasi komputer
jaringan untuk mengirim pesan kesalahan yang menyatakan, sebagai contoh, bahwa
komputer tujuan tidak bisa dijangkau.
4.7
SMTP (Simple Mail Transfer Protocol)
SMTP adalah protokol TCP /
IP yang digunakan dalam mengirim dan menerima e-mail. Namun karena terbatas
pada kemampuannya untuk antrian pesan di sisi penerima, biasanya menggunakan
salah satu dari dua protokol ini, yaitu POP3 (Post Office Protocol versi 3) dan
IMAP (Internet Message Access Protocol) yang memungkinkan pengguna menyimpan
pesan dalam kotak surat (mailbox) server dan men-download secara berkala dari
server. Dengan kata lain, pengguna biasanya menggunakan sebuah program yang
menggunakan SMTP untuk mengirim e-mail dan baik POP3 atau IMAP untuk menerima
e-mail. Di sistem berbasis Unix, server SMTP yang paling banyak digunakan untuk
e-mail adalah sendmail. Sebuah paket komersial, Sendmail
termasuk server POP3. Dalam Microsoft Exchange sudah mencakup server SMTP dan
juga dapat diatur untuk menyertakan dukungan POP3.
SMTP biasanya
diimplementasikan untuk beroperasi melalui Internet Port 25 atau Port 26
(secure). Alternatif lain untuk SMTP yang banyak digunakan di Eropa adalah
X.400. Banyak mail server sekarang mendukung Extension Simple Mail Transfer
Protocol ( ESMTP ), yang memungkinkan file multimedia untuk dikirim sebagai
e-mail.
Networking Terminologi Part2
3. Protokol Jaringan
Merupakan sebuah aturan yang mendefinisikan beberapa
fungsi yang ada dalam sebuah jaringan komputer, misalnya mengirim pesan, data,
informasi dan fungsi lain yang harus dipenuhi oleh sisi pengirim
(transmitter ) dan sisi penerima (receiver ) agar komunikasi
berlangsung dengan benar. Fungsi dari Protokol Jaringan adalah untuk
memungkinkan dua atau lebih komputer agar dapat berkomunikasi denganbahasa yang
sama.
4. Jenis-jenis
Protokol Jaringan
1.
TCP/IP (Transmission Control
Protocol/Internet Protocol)
2. UDP
( User Datagram Protokol)
3. DNS (Domain
Name System )
4. Point-to-Point
Protocol
5. Serial
Line Internet Protocol
6. Internet
Control Message Protocol (ICMP)
7. SMTP (Simple Mail Transfer Protocol)
8. POP3
(Post Office Protocol)
9. IMAP
(Internet Message Access Protocol)
10. HTTP
(Hypertext Transfer Protocol)
4.1 TCP/IP (Transmission Control
Protocol/Internet Protocol)
TCP/IP adalah
standar komunikasi data yang digunakan oleh komunitas internet dalam proses
tukar-menukar data dari satu komputer ke komputer lain di dalam jaringan
Internet. Protokol ini tidaklah dapat berdiri sendiri, karena memang protokol
ini berupa kumpulan protokol (protocol suite). Protokol ini juga merupakan
protokol yang paling banyak digunakan saat ini. Data tersebut diimplementasikan
dalam bentuk perangkat lunak (software) di sistem operasi. Istilah yang
diberikan kepada perangkat lunak ini adalah TCP/IP stack. Pada TCP/IP terdapat
beberapa protokol sub yang menangani masalah komunikasi antar komputer. TCP/IP
mengimplemenasikan arsitektur berlapis yang terdiri atas empat lapis,
diantaranya adalah :
1.
Protokol
Lapisan aplikasi
2.
Protokol
lapisan antar-host
3.
Protokol
lapisan internetwork
4.
Protokol
lapisan antarmuka jaringan
Networking Terminologi Part1
Networking Terminologi
(Definisi Jaringan, Protokol, Dan Topologi Jaringan)
1.
Definisi
Jaringan
Jaringan
adalah kumpulan dua atau lebih komputer yang saling berhubungan satu sama lain
untuk melakukan komunikasi data dengan menggunakan protokol komunikasi data
melalui media komunikasi (kabel atau nirkabel), sehingga komputer-komputer
tersebut dapat saling berbagi informasi, data, program-program, dan penggunaan
perangkat keras secara bersama. Demikianlah pengertian jaringan komputer.
Berbagi sumber daya yang dibutuhkan dalam jaringan komputer antara lain:
1. Data
2. Hardware (Printer, CD-Rom)
3. Perangkat komunikasi
Sebuah jaringan dapat dihubungkan dengan berbagai media komunikasi antara
lain :
1. Kabel
2. Radio
3. Satelit
Keuntungan dari jaringan komputer :
1.
Speed
Dengan jaringan komputer
pekerjaan akan lebih cepat, fasilitas sharing akan
memudahkan transfer data antar komputer.
2.
Cost
Sumber daya hardware dapat
diminimalisir karena dapat berbagi hardware antar komputer.
3.
Security
Jaringan komputer
memberikan layanan hak akses terhadap file atau sumber daya yang lain.
4.
Centralized
Software Management
Salah satu keuntungan
jaringan komputer adalah pemusatan program aplikasi.
Ini akan mengurangi waktu dan tenaga untuk instalasi program di masing-masing komputer.
5.
Resource
Sharing
Jaringan komputer dapat
mengatasi terbatasnya hardware (printer, CDROM,
dll) maupun data.
6.
Flexible
Access
User dapat mengakses data
yang terpusat dari komputer manapun.
Konfigurasi Jalur
adalah jumlah alat yang ada di dalam hubungan (link).
Ada dua jenis, antara lain :
1. Point to point, Hubungan antar dua peralatan
jaringan.
2. Multipoint,
Hubungan antar lebih dari dua perangkat jaringan.
Berdasarkan arsitekturnya, jaringan komputer dibedakan menjadi 3, antara
lain :
1. Host Terminal
2. Client Server
3. Peer to peer
Manajemen Jarkom Part2
3. Waktu proses administrasi di
dalam organisasi atau perusahaan menjadi lebih cepat sehingga output data dari
setiap proses di dalam organisasi itu dapat dihasilkan segera. Dengan adanya jaringan komputer, organisasi dapat menghemat dari sisi
pengadaan dokumen yang sifatnya untuk kebutuhan internal, seperti dokumen order
yang harus dibutuhkan unit lain di organisasi dapat diubah menjadi form online
dalam interface metadata intranet yang dapat diisi oleh bagian lain di
organisasi itu dan dikirimkan ke bagian yang memerlukan di organisasi itu.
Mungkin saja sebelum anda membuat memutuskan sebuah jaringan komputer yang
dapat memberikan manfaat besar kepada organisasi anda, anda perlu membuat
daftar dokumen internal organisasi yang selama ini dibiayai dengan biaya yang
tidak sedikit.
4. Di dalam jaringan komputer pada
saat ini dapat ditambah fasilitas tambahan lainnya.
Adanya sarana jaringan komputer pada saat ini dapat juga diintegrasikan dengan
komunikasi suara antar unit sehingga jaringan komputer organisasi dapat
memberikan servis intercom untuk komunikasi suara antar unit organisasi. Dapat
juga diintegrasikan dengan telepon seluler. Atau memberikan servis ke teleon
seluler anggota organisasi. Namun penulis sarankan agar komunikasi suara ke
luar organisasi tetap menggunakan servis dari vendor telekomunikasi. Fasilitas
lain yag dapat dipasang pada jaringan komputer berupa printer sharing, atau
sharing lagu penyemangat pekerja di perusahaan. Transaksi antar server ke
jaringan bank dan lain lain.
Dengan mengenal organisasi dan adanya penentuan point point di dalam
organisasi itu yang tepat dan dapat diintegrasikan dengan fasilitas jaringan komputer,
akan semakin memberikan peluang kepada organisasi untuk mencapai kinerja
organisasi yang lebih baik.
2. Pendekatan Teknologi
Jaringan komputer amat tergantung kepada produk produk networking yang
dibuat oleh para vendor hardware dan software. Oleh karena itu, sebelum membuat
jaringan komputer atau mengelola jaringan komputer, sebaiknya memahami
teknologi yang digunakan di dalam jaringan komputer.
Manajemen Jarkom Part1
Pendekatan Organisasi dan
Teknologi
Teknologi yang diterapkan pada jaringan computer di sebuah organisasi dipilih dan
dibangun sesuai dengan rencana pemenuhan kebutuhan teknologi informasi dan aplikasinya
bagi organisasi itu sendiri. Alat itu dibuat untuk mencapai performance
organisasi atau lembaga yang baik.
1.
Pendekatan Organisasi
Organisasi tidak dapat dirumuskan karena ada perbedaan pandangan, oleh karena itu, maka
pemahamannya melalui suatu pendekatan yang sering diungkapkan dengan apa yang disebut :
a. Pendekatan pencapaian tujuan, menyatakan bahwa keefektifan sebuah organisasi harus dinilai dengan
pencapaian tujuan ketimbang caranya.
b. Pendekatan sistim, bahwa organisasi terdiri sub bagian yang saling berhubungan, oleh karena itu dinilai
berdasarkan kemampuannya untuk dan mempertahankan stabilitas dan keseimbangan.
c. Pendekatan stakeholders, dikatakan efektif apabila dapat memenuhi bagi pemilik adalah laba atau
investasi, pertumbuhan penghasilan ; pegawai adalah kompensasi, tnjangan tambahan, kepuasaan pada
kondisi kerja ; pelanggan adalah kepuasan terhadap harga, kualitas, pelayanan ; kreditur adalah
kemampuan untuk membayar hutang.
d. Pendekatan nilai-nilai bersaing, bertitik tolak dengan assumsi terdapat apa yang disebut dengan
fleksibilitas (mampu menyesuaikan diri dengan perubahan ; perolehan sumber (mampu meningkatkan
dukungan dari luar dan memperluas jumlah tenaga kerja) ; perencanaan (tujuan jelas dan dipahami dengan
benar) ; produktifitas (volume keluaran tinggi, rasio keluaran terhadap masukan tinggi) ; Ketersediaan
informasi (saluran komunikasi membantu pemberian informasi kepada orang mengenai hal-hal yang
mempengaruhi pekerjaan mereka) ; stabilitas (perasaan tenteram, kontinuitas, kegiatan berfungsi secara
lancar) ; Tempat kerja yang kondusif (pegawai mempercayai, menghormati serta bekerja sama dengan
yang lain) ; tenaga kerja terampil (pegawai memperoleh pelatihan, mempunyai keterampilan dan
berkapasitas untuk melaksanakan pekerjaannya dengan baik).
Organisasi tidak dapat dirumuskan karena ada perbedaan pandangan, oleh karena itu, maka
pemahamannya melalui suatu pendekatan yang sering diungkapkan dengan apa yang disebut :
a. Pendekatan pencapaian tujuan, menyatakan bahwa keefektifan sebuah organisasi harus dinilai dengan
pencapaian tujuan ketimbang caranya.
b. Pendekatan sistim, bahwa organisasi terdiri sub bagian yang saling berhubungan, oleh karena itu dinilai
berdasarkan kemampuannya untuk dan mempertahankan stabilitas dan keseimbangan.
c. Pendekatan stakeholders, dikatakan efektif apabila dapat memenuhi bagi pemilik adalah laba atau
investasi, pertumbuhan penghasilan ; pegawai adalah kompensasi, tnjangan tambahan, kepuasaan pada
kondisi kerja ; pelanggan adalah kepuasan terhadap harga, kualitas, pelayanan ; kreditur adalah
kemampuan untuk membayar hutang.
d. Pendekatan nilai-nilai bersaing, bertitik tolak dengan assumsi terdapat apa yang disebut dengan
fleksibilitas (mampu menyesuaikan diri dengan perubahan ; perolehan sumber (mampu meningkatkan
dukungan dari luar dan memperluas jumlah tenaga kerja) ; perencanaan (tujuan jelas dan dipahami dengan
benar) ; produktifitas (volume keluaran tinggi, rasio keluaran terhadap masukan tinggi) ; Ketersediaan
informasi (saluran komunikasi membantu pemberian informasi kepada orang mengenai hal-hal yang
mempengaruhi pekerjaan mereka) ; stabilitas (perasaan tenteram, kontinuitas, kegiatan berfungsi secara
lancar) ; Tempat kerja yang kondusif (pegawai mempercayai, menghormati serta bekerja sama dengan
yang lain) ; tenaga kerja terampil (pegawai memperoleh pelatihan, mempunyai keterampilan dan
berkapasitas untuk melaksanakan pekerjaannya dengan baik).
Langganan:
Komentar (Atom)

